5 Pemain Striker Timnas Senior Yang Ikut Dipanggil Shin Tae -Yong

Kejutan kembali dihadirkan dari skuad Timnas Garuda. Sang pelatih anyar dari Korea Selatan, Shin Tae – Yong telah memanggil setidaknya 29 pemain. Ke- 29 pemain tersebut dijadwalkan akan mengikuti pemusatan latihan untuk Timnas Senior tahap kedua Jakarta. Lantas karakter pemain seperti apa yang diinginkan oleh Shin Tae –Yong. Berikut ini daftar striker timnas senior yang berkesempatan untuk bermain dalam tim skuad Garuda :

1. Kushedya Hari Yudo

Daftar striker Timnas senior juga akan diisi oleh salah satu pemain andalan yakni Kushedya Hari Yudo. Penampilan cemerlang yang ditampilkan dalam Shopee Liga 1 2020 kemarin tidak sia – sia. Hal ini berbuah manis dengan pemanggilannya untuk ikut pemusatan latihan di timnas senior.

Hal ini juga merupakan pemanggilan pertama dalam karirnya. Impiannya sejak kecil untuk menjadi bagian dari Skuad Garuda akan segera terwujud. Pemain kelahiran Malang, 16 Juli 1993 ini memang memiliki karakter lincah yang selalu ditunjukkan dalam setiap penampilan. Tak hanya itu, operan dan tembakan terukur sering kali dilakukan.

READ  Nama Pemain Bola Belanda Yang Bermain Hebat Dalam Team Unggulan Dunia

2. Muhammad Rafli

Nama Muhammad Rafli juga menjadi salah satu yang digadang bakal menempati tempat sebagai gelandang di Timnas senior. Pemain asal klub Arema Malang ini memiliki postur tubuh yang ideal untuk menjadi seorang striker. Pemuda kelahiran Tangerang, 24 November 1998 memiliki kemampuan menawan dalam bermain bola.

Sepanjang bermain di dua musim Liga 1 Rafli berhasil mencatatkan 26 penampilan dengan total 774 menit dalam 19 laga. Dalam klub Arema, dirinya menggunakan nomor punggung 10. untuk di timnas, Rafli menggunakan nomor 27.  Muhammad Rafli juga merupakan jebolan Timnas U-19.

3. Dendy Sulistyawan

Kejutan muncul dari nama Dendy Sulistyawan. Pasalnya pemain satu ini belum pernah memiliki kesempatan untuk bermain di Timnas Garuda. Jika dilihat dari torehan golnya, pemain berusia 23 tahun ini juga belum memperlihatkan kemampuan sepenuhnya. Pasalnya dalam 108 laga pertandingan, dirinya baru mencetak 20 gol. Hal ini bisa dibilang jumlah yang masih sedikit untuk ukuran sekelas penyerang.

READ  Tangguhnya Pemain Belakang Timnas Indonesia Ini Membuat Ketakutan Lawan

Namun semua patut menghormati keputusan dari sang pelatih Shin Tae – Yong. Tentu dirinya memiliki alasan tersendiri mengenai hal ini. Momen ini tak disia – siakan oleh Dendy Sulistyawan, Ini adalah kesempatan besar bagi dirinya untuk bisa mengasah lebih besar kemampuannya. Pemain kelahiran Lamongan, 12 Oktober 1996 ini harus membuktikan besarnya ekspektasi sang pelatih.

4. Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic adalah pemain naturalisasi asal Montenegro yang telah malang melintang di Indonesia. Pemain asal klub Bali United ini  digambarkan sebagai salah satu stiker bergaya Inggris yang kuat dan mahir dalam duel udara.

Ilija juga terkenal akan karakter haus gol, dan hal ini dibuktikan dalam torehan 16 gol serta membawa Bali United juara dalam Shopee Liga 1 tahun 2019. Pemain ini cukup ditakuti lawan, karena sanggup mengeksekusi bola silang serta memiliki tendangan yang kuat dan akurat.

READ  Mari Kupas Tuntas Pemain Sepak Bola Asal Argentina, Siapa Saja?

5. Irfan Bachdim

Nama Irfan Bachdim, tentu bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia. Dirinya telah bermain di beberapa klub besar Indonesia dan telah menorehkan berbagai prestasi yang tak sedikit. Meski  menginjak usia yang tidak muda lagi, namun Irfan Bachdim mampu menjaga konsistensinya dalam olah bola di lapangan.

Penampilan yang epic selalu ditampilkan dalam setiap laga. Hal ini juga yang membuat Shin Tae – Yong memperhitungkan namanya untuk kembali bergabung di skuad Garuda. Pemain berusia 31 tahun ini memang memiliki skill individu yang baik. Dirinya biasa ditempatkan sebagai penyerang, namun tidak jarang berposisi sebagai gelandang sayap.

Pemain – pemain yang terdaftar untuk ikut bergabung dengan striker timnas senior memang sudah sangat diperhitungkan. Sang pelatih tentu memiliki strategy tersendiri mengapa memilih para pemain tersebut. Meski nama yang muncul terkadang tidak sesuai dengan harapan masyarakat, namun semua keputusan patut didukung. Semoga sepak bola Indonesia semakin jaya.

Recommended For You

About the Author: Kaka